Selasa, 16 Maret 2010
TEMA DAN ISI FOTO
Memang benar, penjudulan adalah hak fotografer. Apapun judul yang dipilih sang fotografer untuk karyanya, sah-sah saja. Namun ada baiknya para fotografer mempertimbangkan dengan matang judul untuk karyanya, karena selain dapat memberikan citra murahan, penjudulan yang asal-asalan juga bisa mengisyaratkan bahwa si fotografer tidak mempunyai gagasan, konsep atau previsualisasi yang jelas tentang karya yang dihasilkannya. Padahal, seperti kita tahu, gagasan atau konsep adalah hal utama yang membedakan seorang snapshooter dan fotografer.
SNAPSHOOTER & FOTOGRAFER
A snapshooter takes pictures. Snapshooting bisa dilakukan oleh siapa saja. Syaratnya cuma satu, yaitu kemampuan untuk memegang dan mengoperasikan kamera. Setelah itu, jepret maka jadilah foto-foto yang apa adanya. Di antara foto-foto itu, mungkin saja ada yang bagus dan istimewa. Namun karena tidak dilandasi oleh suatu gagasan atau previsualisasi yang jelas, maka foto semacam itu tidak dapat dikatakan sebagai suatu karya seni, karena karya seni pada umumnya dilandasi oleh suatu inspirasi atau gagasan, yang dalam fotografi sering disebut sebagai previsualisasi.
Berbeda dengan snapshooter, seorang fotografer menciptakan foto (a photographer makes pictures). Perbedaan mendasar antara take dan make, sebagaimana sering diulas dalam artikel-artikel mengenai fotografi, adalah adanya unsur gagasan atau previsualisasi yang melandasi penciptaan suatu karya foto. Previsualisasi bisa jadi berlangsung lama dan melibatkan perencanaan yang matang dari segi komposisi, pencahayaan, set, dan sebagainya. Hal ini biasa dilakukan oleh para fotografer profesional.
Kembali ke masalah penjudulan isi dalam foto, seorang fotografer yang mempunyai gagasan yang jelas tentang fotonya umumnya tidak akan mengalami kesulitan berarti untuk memberi judul pada fotonya karena dia tahu betul esensi gagasan yang melandasi lahirnya karya fotonya itu. Namun, sekali lagi, penjudulan adalah hak prerogatif fotografer. Bisa jadi fotografer yang tahu betul esensi gagasan fotonya memilih untuk tidak memberikan judul pada fotonya (NT : no tittle), dengan harapan para penikmat karya fotonya bisa mengeksplorasi dan menafsirkan sendiri kedalam makna karya yang bersangkutan.
Foto yang tanpa judul menurut kami mempunyai kesempatan lebih baik untuk diapresiasi dibandingkan dengan foto yang diberi judul asal-asalan. Ketiadaan judul membuat orang berpikir dan menjelajah makna yang tersembunyi di balik representasi visual foto. Sementara itu, foto dengan judul asal-asalan langsung menciptakan prasangka (prejudgment) jelek mengenai foto ini. Di antara kedua ekstrem ini, foto-foto dengan judul yang baik akan membimbing penikmat foto untuk mengapresiasi keindahan dan makna foto yang ada di hadapannya. Judul yang baik bisa diibaratkan seperti sebuah pintu yang membukakan mata dan hati para penikmat karya foto relung-relung yang tersembunyi di balik tembok visual dua dimensi yang disebut foto.
KUTIPAN PENDAPAT BEBERAPA FOTOGRAFER
Wynn Bullock
"My pictures are never pre-visualized or planned. I feel strongly that pictures must come from contact with things at the time and place of taking. At such times, I rely on intuitive, perceptual responses to guide me, using reasons only after the final print is made to accept or reject the results of my work."
"Foto-foto saya tidak pernah terbayangkan atau terencana terlebih dahulu. Saya sangat merasa bahwa semua foto harus lahir dari hubungan seorang fotografer dengan semua elemen dan tempat pada saat foto itu diambil. Pada detik-detik itu, saya bersandar pada intuisi, respon-respon yang timbul dari persepsi untuk membimbing saya, menggunakan akal sehat hanya setelah hasil cetakan selesai untuk kemudian memutuskan foto mana yang akan saya simpan atau saya buang."
Henri Cartier-Bresson
"Taking photographs is a way of shouting, or freeing oneself, not of proving or asserting one's own originality. It is a way of life."
"Memotret adalah sebuah cara untuk berteriak, atau membebaskan diri, bukan untuk membuktikan atau memaksakan ke-orisinil-an ide. Memotret adalah sebuah cara hidup."
Marc Riboud
"Taking pictures is savoring life intensely, every hundredth of a second."
"Memotret adalah menikmati hidup secara ekstrim, setiap 1/100 detik."
Elliot Erwitt
"To me, photography is an art of observation. It's about finding something interesting in an ordinary place. I've found it has little to do with the things you see and everything to do with the way you see them."
"Bagi saya, fotografi adalah sebuah seni observasi. Seni dalam mencari sesuatu yang menarik dari sebuah tempat yang biasa saja. Hal ini hanya sedikit berhubungan dengan apa yang kita lihat dan sangat berhubungan dengan cara kita melihat."
Aaron Siskind
"We look at the world and see what we have learned to believe is there. We have been conditioned to expect but, as photographers, we must learn to relax our beliefs."
"Kita melihat dunia dan mengintepretasikannya seperti yang kita pelajari selama ini. Kita telah dikondisikan untuk mempercayai semua bentuk yang kita lihat dengan cara tersebut. Tetapi, sebagai fotografer, kita harus belajar untuk mengistirahatkan kepercayaan-kepercayaan itu."
Carlos Jurado
"Art allows us to expand the dimensions of our everyday life."
"Seni mengijinkan kita untuk melebarkan dimensi-dimensi dari kehidupan kita sehari-hari."
Eliot Porter
"The more you photograph, the more you realize what can be photographed and what can't be photographed. You just have to keep doing it."
"Semakin sering anda memotret, semakin anda menyadari apa yang bisa dipotret dan apa yang tidak. Anda hanya perlu melakukannya terus."
Chris McDonough
"When I'm experimenting with an idea, I'll determine the technical aspects well beforehand, so when I'm shooting, I don't need to think. This lets me be as receptive to the moment as possible."
"Saat saya bereksperimen dengan sebuah ide, saya mengolah aspek-aspek teknis dengan baik terlebih dahulu, jadi pada saat memotret, saya tidak perlu berpikir. Hal ini membuat saya menjadi lebih menerima apa saja yang mungkin terjadi pada saat momen berlangsung."
Ernst Haas
"I am not interested in shooting new things - I am interested to see things new."
"Saya tidak tertarik untuk memotret segala sesuatu yang baru - Saya tertarik untuk melihat segala sesuatu itu dengan cara yang baru."
Renungan jiwa
Aku Berfikir Maka Aku Ada
Ketika semua serba salah , sebagaimana biasanya,
Ketika jalan yang kau tempuh terasa mendaki,
Ketika Uang yang hanya sedikit, sedangkan Utang melilit,
Dan kau ingin tersenyum, tetapi kau terpaksa mengeluh,
Ketika urusan terasa agak membebanimu,
Istirahat kalau perlu, tetapi jangan berhenti,
Hidup ini aneh bila tanpa lekuk dan liku,
Seperti yang kadang – kadang lebih alami,
Dan banyak kegagalan yang kita jumpai,
Ketika semestinya kita berhasil , adasaja yang menghalangi,
Namun jangan menyerah, kendati gerak maju tampak lambat,
Siapa tahu berhasil pada usaha berikutnya.
Keberhasilan adalah sisi lain kegagalan,
Seperti tinta perak dibalik awan keraguan,
Dan tak pernah tahu seberapa dekat tujuanmu,
Mungkin sudah dekat ketika bagimu terasa jauh,
Maka tetaplah berjuang bahkan ketika hantaman semakin keras,
Ketika segalanya tampak sangat baik,
Kau tetap tak boleh berhenti.
Ingatlah !!!
Kesulitan itu sepeti bayi, Hanya tumbuh besar lewat pembelajaran
Masa Depan adalah milik mereka yang percaya keindahan mimpi – mimpi mereka
Peluang … Sering datang terselubung dalam bentuk kemalangan atau kekalahan sementara.
Tugas 5s
c. Tujuan
2.Faktor ektern yang sifatnya fisik dalam dinamika organisasi:
a. Iklim dan cuaca
3.Ingin menjalin hubungan dengan orang lain, merasakan persahabatan dan kasih sayang, keinginan tersebut dalam hirarki kebutuhan A. Maslow masuk dalam:
b. Kebutuhan sosial
4.Kondisi hidup penduduk, sumber penghasilan, lapangan kerja merupakan faktor ektern dinamika organisasi:
b. Non Fisik [sosial-ekonomi]
5.Apabila konflik melanda antar berbagai tingkatan organisasi, konflik ini dinamakan:
a. Konflik hirarkis
6.Apabila konflik ditimbulkan akibat seseorang menjabat dua atau lebih fungsi yang saling bertentangan, hal ini dinamakan:
b. Konflik antar peranan (inter role conflict)
7.Dibawah ini merupakan sumber-sumber utama konflik, kecuali:
a. Sumber daya yang tidak terbatas
8.Dalam teori motivasi, Mc.Gregor menyatakan: “Usaha fisik atau mental dalam bekerja adalah kodrat manusia, rata-rata mereka bersedia belajar dalam kondisi yang memungkinkan dengan tanggung jawab, ada kecerdikan, kreatifitas dan daya imajinasi untuk memecahkan masalah, hukuman bukan salah satu jalan untuk mencapai tujuan, organisasi harus memberikan kesempatan untuk mereka dalam berprestasi”, Teori yang dimaksud adalah:
d. Semua jawaban benar
9.Dalam penyelesaian konflik dimana persetujuan semua pihak tidak dapat dicapai, dan hal ini dibiarkan saja agar masing-masing pihak memikirkan dan merenungkan kembali pendapat masing-masing, cara penyelesaian ini disebut:
d. Menghaluskan situasi
10.Dibawah ini merupakan karekteristik Organisasi Formal menurut Argyris, kecuali:
c. Pemimpin dipilih berdasarkan kesepakatan
Senin, 15 Maret 2010
Strategi Negoisasi
Manajemen Konflik dalam Negosiasi
Setiap negosiasi memiliki potensi konflik dalam seluruh prosesnya, penting sekali bagi kita untuk memahami cara mengatasi atau menyelesaikan konflik. Untuk menjelaskan berbagai alternatif penyelesaian konflik dipandang dari sudut menang – kalah masing-masing pihak, ada empat kuadran manajemen konflik:
1. Kuadran Kalah-Kalah (Menghindari konflik)
Kuadran keempat ini menjelaskan cara mengatasi konflik dengan menghindari konflik dan mengabaikan masalah yang timbul. Atau bisa berarti bahwa kedua belah pihak tidak sepakat untuk menyelesaikan konflik atau menemukan kesepakatan untuk mengatasi konflik tersebut. Kita tidak memaksakan keinginan kita dan sebaliknya tidak terlalu menginginkan sesuatu yang dimiliki atau dikuasai pihak lain.
Cara ini sebetulnya hanya bisa kita lakukan untuk potensi konflik yang ringan dan tidak terlalu penting. Jadi agar tidak menjadi beban dalam pikiran atau kehidupan kita, sebaiknya memang setiap potensi konflik harus dapat segera diselesaikan.
2. Kuadran Menang-Kalah (Persaingan)
Kuadran kedua ini memastikan bahwa kita memenangkan konflik dan pihak lain kalah. Biasanya kita menggunakan kekuasaan atau pengaruh kita untuk memastikan bahwa dalam konflik tersebut kita yang keluar sebagai pemenangnya. Biasanya pihak yang kalah akan lebih mempersiapkan diri dalam pertemuan berikutnya, sehingga terjadilah suatu suasana persaingan atau kompetisi di antara kedua pihak.
Gaya penyelesaian konflik seperti ini sangat tidak mengenakkan bagi pihak yang merasa terpaksa harus berada dalam posisi kalah, sehingga sebaiknya hanya digunakan dalam keadaan terpaksa yang membutuhkan penyelesaian yang cepat dan tegas.
3. Kuadran Kalah-Menang (Mengakomodasi)
Agak berbeda dengan kuadran kedua, kuadran ketiga yaitu kita kalah – mereka menang ini berarti kita berada dalam posisi mengalah atau mengakomodasi kepentingan pihak lain. Gaya ini kita gunakan untuk menghindari kesulitan atau masalah yang lebih besar. Gaya ini juga merupakan upaya untuk mengurangi tingkat ketegangan akibat dari konflik tersebut atau menciptakan perdamaian yang kita inginkan.
Mengalah dalam hal ini bukan berarti kita kalah, tetapi kita menciptakan suasana untuk memungkinkan penyelesaian yang paripurna terhadap konflik yang timbul antara kedua pihak. Mengalah memiliki esensi kebesaran jiwa dan memberi kesempatan kepada pihak lain untuk juga mau mengakomodasi kepentingan kita sehingga selanjutnya kita bersama bisa menuju ke kuadran pertama.
Namun, pola ini hanya cocok untuk digunakan dalam pola interaksi jangka pendek. Apabila dilakukan terus menerus, pihak lain (terutama orang dengan pola menang-kalah) cenderung akan memanfaatkan sehingga hasil yang dicapai selalu dalam pola kalah-menang, bukan win-win solutions.
4. Kuadran Menang-Menang (Kolaborasi)
Kuadran pertama ini disebut dengan gaya manajemen konflik kolaborasi atau bekerja sama. Tujuan kita adalah mengatasi konflik dengan menciptakan penyelesaian melalui konsensus atau kesepakatan bersama yang mengikat semua pihak yang bertikai. Proses ini biasanya yang paling lama memakan waktu karena harus dapat mengakomodasi kedua kepentingan yang biasanya berada di kedua ujung ekstrim satu sama lainnya.
Proses ini memerlukan komitmen yang besar dari kedua pihak untuk menyelesaikannya dan dapat menumbuhkan hubungan jangka panjang yang kokoh . Secara sederhana proses ini dapat dijelaskan bahwa masing-masing pihak memahami dengan sepenuhnya keinginan atau tuntutan pihak lainnya dan berusaha dengan penuh komitmen untuk mencari titik temu kedua kepentingan tersebut.
Kamis, 11 Maret 2010
MUSIM TERINDAH ADALAH
hari terindah adalah…..
ketika kau nyalakan pagi dengan senyumanmu…
ketika kau payungi siang dengan sapamu…
ketika kau tutup malam dengan belai manjamu…..
Tugas softskill 4K
· Organisasi Formal
Organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu diatur dengan ketentuan-ketentuan formal baik dalam anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga, kegiatan atau hubungan yang terjadi adalah hubungan jabatan sebagaimana diatur dalam ketentuan tertulis
· Organisasi Informal
Terbentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan tidak jelas, anggaran dasar serta anggaran rumah tangga tidak ada, hubungan terjalin secara pribadi
2. Sebutkan macam-macam organisasi berdasarkan type atau bentuknya!
a.ORGANISASI LINI (LINE ORGANIZATION)
Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga
Ciri-ciri:
- Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang
- Jumlah karyawan sedikit
- Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi
- Belum terdapat spesialisasi
- Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan
b. ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORG)
Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:
Ciri-ciri:
- Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
- Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
- Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
- Jumlah karyawan banyak
- Organisasi besar, bersifat komplek
- Adanya spesialisasi
c. ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORG)
Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.
Ciri-ciri:
- Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan
- Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan
- Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis
- Target-target jelas dan pasti
- Pengawasan ketat
- Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi
d. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL ORG)
Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.
Ciri-ciri:
- Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.
- Terdapat spesialisasi yang maksimal
- Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja
e. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORG)
Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
Ciri-ciri:
- Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
- Jumlah karyawan banyak.
- Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
> Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
> Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
> Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)
f. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.
Ciri-ciri:
- Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
- Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.
- Asas musyawarah sangat ditonjolkan
- Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana
- Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.
3. Apakah yang anda ketahui tentang organisasi komite? Apa saja cirri-cirinya?
ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.
Ciri-ciri:
- Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif
- Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.
- Asas musyawarah sangat ditonjolkan
- Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana
- Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.
4. Sebutkan dan jelaskan skema organisasi berdasarkan isi atau fungsi didalamya!
Berdasarkan isi atau fungsi didalamnya:
> Skema Organisasi Fungsional:
Menjelaskan tentang letak dari fungsi-fungsi tugas dalam hubungannya dengan fungsi-funsi yang lain.
> Skema Organisasi Jabatan
Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan jabatan masing-masing.
> Skema Organisasi Nama
Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan nama-nama para pejabat yang bersangkutan.
> Skema Organisasi Nama dan Jabatan
Menggabungkan antara masing-masing jabatan dengan masing-masing nama para pejabat dalam suatu organisasi.
> Skema Organisasi Struktur
Menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi tersebut.
5. Apa perbedaan organisasi social dengan organisasi perusahaan, berikan contoh organisasi tersebut dilingkungan anda minimal 3!
· Organisasi Sosial, Organisasi yang tujuan utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa memperhitungkan untung rugi Contoh :Kantor RW,Kantor Kecamatan,Karang taruna.
· Organisasi Perusahaan, Organisasi yang didirikan dengan tujuan komersil atau mencari keuntungan Contoh: Warnet,FotoKopi,Cukur rambut.
Selasa, 09 Maret 2010
MENCINTAI...
BUKANlah bagaimana kamu melupakan..melainka n bagaimana kamu MEMAAFKAN..BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan. . melainkan bagaimana kamu MENGERTI..BUKANlah apa yang kamu lihat..melainkan apa yang kamu RASAKAN..BUKANlah bagaimana kamu melepaskan.. melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati... dibandingkan menangis tersedu2..Air mata yang keluar dapat dihapus..sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang.. Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG
menang..Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya
karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang.. LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.. Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita, MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya. Apabila kamu benar2 mencintai
seseorang, jangan lepaskan dia..jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu.Itulah CINTA SEJATI. Lebih baik menunggu orang yang kamu
inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'Lebih baik menunggu orang yang kamucintai DARIPADA orang yang berada
disekelilingmuLebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan 'seseorang'Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala,
teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.Makna Cinta Sejati
Kenapa kita menutup mataketika kita tidur?Ketika kita menangis?Ketika kita
membayangkan?Ketika kita berciuman?Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT... Kita semua agak aneh... dan hidup sendiri juga agak aneh...Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita.. Kita bergabung dengannya dan
jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan CINTA.. Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan..
Orang2 yang tidak ingin kita tinggalkan.. .Tapi ingatlah...melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan
baru..Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari... dan mereka yang telah mencoba..Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
Tugas softskill 4S
a. Organisasi Lini
2. Organisasi yang terbentuk tanpa disadari sepenuhnya, mempunyai tujuan yang kurang jelas, anggaran dasar serta rumah tangga tidak dibentuk, hubungan antar anggota terjalin secara pribadi:
d. Organisasi informal
3. Dibawah ini merupakan skema organisasi jika dilihat dari teknik dan cara pembuatanya, kecuali:
c. Struktur
4. Tipe organisasi yang dicetuskan Henry Fayol, dimana organisasi menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, organisasi ini lebih cocok diterapkan pada organisasi kecil, tipe organisasi yang dimaksud adalah:
a. Lini
5. Organisasi yang tujuan utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa memperhitungkan untung rugi dalam usahanya:
d. Organisasi Sosial
6. Organisasi yang di bentuk dengan aturan pemerintah dan atau harus terdaftar dalam lembaran Negara, disebut dengan:
c. Organisasi Resmi
7. Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan, Terdapat spesialisasi yang maksimal, Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja, hal tersebut merupakan cirri darai:
b. Lini dan fungsional
8. Suatu lukisan yang dimaksudkan untuk menggambarkan susunan organisasi baik mengenai fungsi, bidang, tingkatan maupun rentang kendalinya di kenal dengan:
b. Skema Organisasi
9. Organisasi berdasarkan tipe atau bentuknya, kecuali:
c. Staff dan fungsional
10. Tipe atau bentuk organisasi yang diciptakan Frederick W. Taylor dimana organisasi disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh, tipe yang dimaksud adalah:
b. Fungsional
Jumat, 05 Maret 2010
Tugas softskill 3K
Menurut ERNEST DALE:
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.
Menurut CYRIL SOFFER:
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.
Menurut KAST & ROSENZWEIG:
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.
Definisi UMUM:
“Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”
2. Sebutkan cirri-ciri dari organisasi
CIRI-CIRI ORGANISASI:
> Lembaga social yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
> Dikembangkan untuk mencapai tujuan
> Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun
> Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.
3. Sebutkan 14 Kaidah manjemen menurut Henry Fayol
14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori administrasi:
- Pembagian kerja
- Wewenang & tanggung jawab
- Disiplin
- Kesatuan perintah
- Kesatuan pengarahan
- Mendahulukan kepentingan umum
- Balas jasa
- Sentralisasi
- Rantai Skalar
- Aturan
- Keadilan
- Kelanggengan personalia
- Inisiatif
- Semangat korps
4. Jelaskan Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
a. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan.
b. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan
c. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan.
d. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah
5. Apa perbedaan Teori Modern dengan Teori Klasik
TEORI MODERN vs TEORI KLASIK
a. Teori Klasik memusatkan pandangan pada analisa dan deskripsi organisasi sedangkan Teori Modern menekankan pada perpaduan & perancangan sehingga terlihat lebih menyeluruh.
b. Teori Klasik membicarakan konsep koordinasi, scalar, dan vertical sedangkan Teori Modern lebih dinamis, sangat komplek, multilevel, multidimensi dan banyak variable yang dipertimbangkan.
Menurut ERNEST DALE:
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.
Menurut CYRIL SOFFER:
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.
Menurut KAST & ROSENZWEIG:
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.
Definisi UMUM:
“Kelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan”
2. Sebutkan cirri-ciri dari organisasi
CIRI-CIRI ORGANISASI:
> Lembaga social yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
> Dikembangkan untuk mencapai tujuan
> Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun
> Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.
3. Sebutkan 14 Kaidah manjemen menurut Henry Fayol
14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori administrasi:
- Pembagian kerja
- Wewenang & tanggung jawab
- Disiplin
- Kesatuan perintah
- Kesatuan pengarahan
- Mendahulukan kepentingan umum
- Balas jasa
- Sentralisasi
- Rantai Skalar
- Aturan
- Keadilan
- Kelanggengan personalia
- Inisiatif
- Semangat korps
4. Jelaskan Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
a. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan.
b. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan
c. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan.
d. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah
5. Apa perbedaan Teori Modern dengan Teori Klasik
TEORI MODERN vs TEORI KLASIK
a. Teori Klasik memusatkan pandangan pada analisa dan deskripsi organisasi sedangkan Teori Modern menekankan pada perpaduan & perancangan sehingga terlihat lebih menyeluruh.
b. Teori Klasik membicarakan konsep koordinasi, scalar, dan vertical sedangkan Teori Modern lebih dinamis, sangat komplek, multilevel, multidimensi dan banyak variable yang dipertimbangkan.
Senin, 01 Maret 2010
Tugas softskill 3S
a. Prinsip Kontroling
2. Mempunyai misi menyebarkan Teori Administrasi di kawasan Eropa:
c. Lyndall Urwick
3. Birokrasi berasal dari kata Legal_Rasional, Rasional maksudnya:
c. Adanya perencanaan dan penetapan tujuan
4. Penerangan lampu ditempat kerja yang cukup memadai ternyata meningkatkan produktifitas karyawan, itulah kesimpulan akhir dari percobaan Hawthorne oleh:
b. Elton Mayo
5. Organisasi senantiasa hidup, bergerak, berkembang dan berubah-ubah hal tersebut disebabkan karena organisasi tersebut mempunyai sifat:
b. Dinamis
6. Yang termasuk kedalam dorongan yang sifatnya rohaniah:
d. Pendidikan dan pengembangan karir
7. Interaksi Ekternal adalah:
a. Integrasi antara bagian-bagian subsistem dalam organisasi
8. Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen :
c. Organisasi & Metode
9. Bukan termasuk pengertian inti yang terkandung dalam Organisasi & Metode:
d. Dinamika dan Motivasi
10. Dibawah ini adalah istilah-istilah Organisasi & Metode, kecuali:
b. Analisa dan persepsi
Rabu, 24 Februari 2010
tugas 2k
c. Responsif dalam rencana
2. Kegiatan dilaksanakn dengan tepat, Target tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan tetapi mutu dari hasil kerja juga harus diperhatikan, hal tersebut merupakan syarat ukuran efisiensi:
b. Efektif
3. Disebut sebagai Bapak Manajemen Ilmiah:
c. Frederick W. Taylor
4. Teori Organisasi yang menganggap bahwa organisasi sebagai mesin sementara manusia adalah onderdil yang setiap saat dapat dipasang dan diganti:
c. Klasik
5. Salah satu aliran dalam teori klasik:
b. Tradisional
6. Pendekatan organisasi yang mengumpamakan organisasi bagaikan kumpulan toet piano dan masing-masing punya spesialisasi, jika dikoordinasi maka akan tercipta nada indah:
d. Teori Mesin
7. Ahli Ekonomi yang berpaham Birokrasi:
d. Max Weber
8. Teori Klasik kadang pula disebut dengan:
a. Teori Tradisional
9. Organisasi bukanlah sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil melainkan berada dalam kondisi global, dan jika tetap ingin bertahan hidup maka harus beradaptasi dengan lingkunganya, ini pendekatan dari:
d. Modern
10. Dalam Teori Organisasi Modern disebutkan bahwa kerja suatu organisasi:
d. Semua jawaban benar
Minggu, 21 Februari 2010
Tugas softskill 2S
1. Apa yang saudara ketahui tentang Efisiensi?
- Efisiensi adalah Perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasil yang diperoleh (output) dengan kegiatan yang dilakukan dalam penggunaan sumber-sumber & waktu (input).
2. Ada Syarat-syarat dalam pencapaian efesiensi, sebutkan dan jelaskan syarat-syarat yag di maksud?
Syarat-syarat tercapainya efesiensi:
© Berhasil guna (efektif)
Kegiatan telah dilaksanakan dengan tepat dalam arti target tercapai sesuai waktu yang ditetapkan tanpa mengabaikan kualitas
© Ekonomis
Dalam usaha pencapaian efektif maka biaya, tenaga kerja, material, peralatan, waktu, ruangan dan lain-lain telah digunakan dengan tepat sesuai dengan perencanaan sehingga tidak terjadi pemborosan, penyelewengan dan korupsi
© Pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan
Untuk membuktikan bahwa dalam pelaksanaan kerja benar-benar di buat se objektif mungkin, mencerminkan fakta sesusungguhnya, dengan membuat report-report sebagai bukti pengeluaran pengeluaran yang telah dilakukan.
© Pembagian kerja yang nyata
Dalam pembagian kerja harus didasarkan pada kemampuan masing-masing individu yaitu benar-benar berdasarkan beban kerja, ukuran kemampuan kerja dan waktu yang tersedia
© Rasionalitas wewenang dan tanggung jawab
Antara wewenang dan tanggung jawab harus terjadi keseimbangan, jangan sampai wewenang lebih besar atau sebaliknya
© Prosedur kerja yang praktis
Untuk menegaskan bahwa O&M merupakan kegiatan praktis, maka target efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja dapat dipertanggungjawabkan serta pelayanan kerja yang memuaskanharuslah merupakan kegiatan-kegiatan operasional yang dapat dilaksanakan dengan lancer dan tidak hanya berhenti sebagai konsep-konsep teoritis di atas kertas saja O&M menunjukan kegiatan ilmiah dan praktis yang urutan tahap demi tahap mencerminkan asal pekerjaan, kemana akan diteruskan dan kapan selesainya.
3. Bagaimana cara-cara untuk Meningkatkan efesiensi?
Cara Meningkatkan efesiensi:
§ Pelaksanaan fungsi manajemen dengan tepat
§ Pemanfaatan sumber-sumber dengan tepat pula
§ Pelaksanaan fungsi-fungsi organisasi sebagai alat mencapai tujuan
§ Pengarahan & Dinamika organisasi untuk pengembangan & kemajuan yang berkesinambungan.
4. Sebutkan Kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup atau scope dalam O&M!
Kegiatan-kegiatan yang termasuk ruang lingkup atau scope dalam O&M adalah:
ª Anailisis organisasi
ª Komunikasi dalam organisasi
ª Tata kerja, prosedur dan system kerja
ª Pentingnya filling
ª Penyimpanan data & dokumen
ª Formulir
ª Pendayagunaan mesin kantor & peralatan
ª Penyusunan tata ruang & perencanaannya
ª Penulisan laporan
ª Penyusunan buku pedoman kerja
ª Penyusunan Anggaran belanja
ª Analisis kepegawaian
5. Menurut saudara apa yang telah di lakukan perusahaan Brand NOKIA di Indonesia sudah efektif atau belum strategi pemasarannya? Jelaskan berdasarkan pendapat saudara!
- Pemasaran perusahaan Nokia baik, itu di buktikan dengan meningkatkan tingkat kualitas barang dan menambahkan fitur-fitur yang di butuhkan oleh para konsumen.